Resah Pungli Di Samsat dan Satpas, Emerson Yuntho Membuat Surat Terbuka Untuk Jokowi

Sukarno | Abdul Rohman - Selasa, 14 September 2021, 17:30 WIB

Emerson YunthoEmerson Yuntho/Akun Facebook: Emerson Yuntho

FIXJAKARTA.COM - Netizen dengan akun @emerson_yuntho membuat surat terbuka kepada presiden Jokowi atas keprihatinannya terhadap pungli dalam pengurusan dokumen di kantor Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (samsat) dan Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (satpas).

"Dari surat ini sebenarnya muncul harapan, sudahlah stop praktik-praktik kotor di layanan publik - samsat dan satpas - saatnya kita perbaiki ke depan. Kita juga mau melawan mitos, bahwa pungli dan calo di samsat dan satpas ini mustahil dibenahi karena sudah turun menurun dan mendarah daging," kata Buya Eson, pemilik akun twitter @emerson_yuntho itu.

Dia juga berharap bahwa tulisan kritis yang berbentuk surat tersebut tidak menjadi polemik sebagaimana mural ataupun poster.

"Keluhan dan permintaan ini disampaikan melalui Surat - bukan via mural atau poster - semoga setelah itu tidak ada panggilan atau pemeriksaan," katanya.

Mengenai motifnya membuat tulisan kritis dengan menyebut nama Presiden, Menkopolhukam, dan Kapolri, ia sendiri mengatakan bahwa masalah ini sulit selesai. Baginya, keluhan publik atas pungli di institusi Samsat dan Satpas selalu saja muncul.

"Mengapa masalah "kecil" ini harus meminta bantuan @jokowi sih bang? Masalah kecil ini tak pernah selesai-selesai sejak 20 tahun lalu hingga kini. Sebelumnya penyelesaian keluhan hanya parsial dan musiman. Tidak lama muncul lagi. Ini menyangkut pelayanan publik dan banyak orang," imbuhnya.

Atas dasar itulah, Emerson menulis surat terbuka yang membawa nama Jokowi dan Mahfud MD.

Berikut ini poin-poin surat terbuka permintaan yang ditulis Emerson tersebut:

Editor: Abdul Rohman

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler
sorot