Nobar "EndGame": Babak Baru Kisruh TWK KPK

Alfanny | Sukarno - Minggu, 13 Juni 2021, 9:34 WIB

EndGameEndGame/Istimewa

FIXJAKARTA.COM.  Kisruh berkepanjangan seputar Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dalam proses alih status ASN di KPK yang bermuara pada pencopotan 75 pegawai KPK memasuki babak baru ketika Watchdoc menggelar nonton bareng (nobar) film dokumenter "EndGame" di sejumlah kampus dan lokasi publik di sejumlah daerah. 

Film dokumenter "EndGame" memotret wawancara sejumlah pegawai KPK yang tidak lulus TWK dan diterpa berbagai isu seperti 'taliban', 'tidak setuju revisi UU KPK' dan isu lainnya yang ditanyakan dalam wawancara di TWK. Dalam "EndGame" sejumlah wawancara terhadap pegawai KPK ditayangkan untuk mengcounter berbagai isu tersebut seperti wawancara terhadap seorang pegawai KPK yang beridentitas dari kelompok minoritas yaitu "China" dan "Buddhis" yang juga dinyatakan tidak lulus TWK.   Beberapa pegawai KPK yang 'vokal' juga diwawancara seperti Novel Baswedan, Yudi Purnomo dan Harun Al Rasyid. 

Salah satu kampus yang menggelar nobar "EndGame" adalah Universitas Binawan Jakarta.  Nobar "EndGame" di kampus Universitas Binawan digelar sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Pecinta Alam (Himatala) Universitas Binawan Jakarta pada Sabtu malam 12 Juni 2021.   

"Kami berinisiatif mengirimkan proposal kepada Watchdoc agar bersedia mengirimkan copy film "EndGame" untuk diputar di kampus," tutur Jordan Caesar perwakilan Himatala kepada reporter FIXJAKARTA.COM, Sabtu 12 Juni 2021. 

Menurut Jordan, keadaan korupsi di Indonesia saat ini sudah mengkhawatirkan. Kekuasaan politik telah membungkam proses penegakan hukum.   

"Kami sebagai mahasiswa termotivasi mengadakan pemutaran film End Game untuk membangun kesadaran atas manipulasi dan propaganda oligarki yang merajalela," ujar Jordan.   

Watchdoc sebagai pembuat film "EndGame"merupakan lembaga swadaya masyarakat yang dipimpin aktivis Dhandy Laksono.  Watchdoc sudah banyak menerbitkan karya jurnalistik berbentuk film dokumenter. Di antaranya yang terkenal adalah 'Rayuan Pulau Palsu', 'Sexy Killer', 'Samin vs Semen', 'Kala Benoa' dan 'The Mahuze'. (ano/diolah dari berbagai sumber).

Editor: Senja Bagus Ananda | Alfanny

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler
sorot