Hukum Kausalitas Tuhan Menurut Asyariyah Dimulai dari Titik Nol

Aris Moza | Abdul Rohman - Selasa, 2 November 2021, 21:50 WIB

Ilustrasi Imam Abu Hasan Al-Asy’ari, pendiri madzhab Asyariyah: hukum kausalitas Tuhan dimulai dari titik nolIlustrasi Imam Abu Hasan Al-Asy’ari, pendiri madzhab Asyariyah: hukum kausalitas Tuhan dimulai dari titik nol/tebuireng.online

Oleh: M. Ishom el Saha

FIXJAKARTA.COM - Penganut Asyariyah pada dasarnya juga meyakini hukum kausalitas yang terefleksi dari firman Allah Swt: الا له الخلق والامر yang berarti "ingatlah bagi-Nya sesuatu yang diciptakan dan sesuatu yang diperintahkan.”

Maksud dari "Sesuatu yang diciptakan" di sini adalah segala sesuatu yang ada di dunia Dia ciptakan sesuai hukum kausalitas dari-Nya.

Sebagai ilustrasi bahwa adanya kita sebab terlebih dahulu ada orang tua kita. Adanya orang tua kita karena pendahulunya sampai Nabi Adam dan Hawa. Demikian pula Adam ada karena berasal dari tanah yang diciptakan Allah Swt. Demikianlah hukum kausalitas Tuhan.

Baca juga: Toleransi di NTT, Remaja Putri Berjilbab Sambut dan Kalungkan Bunga ke Uskup Ruteng

Hukum kausalitas Tuhan yang dianut Asyariyah bukanlah metafisis sebagaimana dianggap sebagian orang. Bukan juga rasionalis (fungsionalis) seperti dipertahankan oleh kalangan yang membangun rasionalitas mereka melalui hipotesis.

Hukum kausalitas Tuhan yang dipertahankan penganut Asy'ariyah adalah kebenaran perspektif yang subyektif. Hukum kausalitas Tuhan dibangun dari titik nol. Tuhan di atas sebab ada unsur bendawi yang terletak di atas. Seperti halnya kita menganggap bahwa angka satu (1) selalu terdepan dan lebih awal dari angka dua, tiga dan seterusnya.

Padahal jika kita mau dengan pendekatan hipotesis lain maka angka 1 bisa ditempatkan dibelakang angka 2, angka 2 di belakang angka 3 dan seterusnya --disesuaikan tangga-tangga hipotesis yang kita jadikan dasar. Kita sudah terbiasa meletakkan angka 1 di depan sebab urutan angka yang kita pakai dimulai dari titik nol.

Editor: Abdul Rohman

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler
sorot