Hidayat Nur Wahid Diusulkan Jadi Ketua Umum PBNU. Apa Respon PKS?

Sukarno | Abdul Rohman - Senin, 11 Oktober 2021, 18:07 WIB

Ilustrasi NahdliyyinIlustrasi Nahdliyyin/Facebook Fanpage: NU Online

FIXJAKARTA.COM - Aktivis Faizal Assegaf memberikan usulan agar Ketua Umum PBNU selanjutnya tidak berasal dari Jawa. Menurutnya, banyak figur ulama yang tidak hanya berasal dari Jawa dan juga punya potensi untuk memimpin organisasi massa Islam terbesar itu.

"Sudah saatnya Ketum PBNU dari luar Jawa, keluar dari 'tempurung NU' yang membosankan! Misal figur dari Aceh, Papua, Maluku, Makassar atau NTB. Biar menyegarkan dan bukti bahwa kepemimpinan NU tidak berputar-putar atas klaim anak cucu kiyai dan pendiri NU yang berbasis di Jatim & Jateng," cuitnya di akun Twitter @faizalassegaf, seperti yang dikuti FIXJAKARTA.COM pada Senin 11 Oktober 2021.

Selain itu, dia juga mengatakan bahwa pimpinan PBNU sebelumnya tidak memiliki watak ulama, melainkan cenderung berwatak politisi. Dia menyebut KH. Said Aqil Siradj, Gus Baha, Hasyim Muzadi, Gusdur sebagai contohnya.

"Wajar PBNU dalam dua dekade ini, seolah 'komplotan politisi siluman berkedok ulama'. Mereka disatukan atas klaim history sebagai ormas terbesar, faktanya justru kerdil, berjalan mundur tanpa memberi solusi yang signifikan. Gusdur & @saidaqil adalah aktor simbolik, daya rusak yg mereduksi NU!” katanya.

"Gus Dur, Hasyim Muzadi, Aqil Siradj sampai dengan Gus Baha yang kini dijagokan utk mimpin PBNU, mereka bukan ULAMA tapi POLITISI. Itu-itu saja, orangnya! Segelintir orang klaim mereka 'Wali', jelas konyol. Keluar dari tempurung, agar eksistensi & sumber daya NU tidak merosot, cari ulama yang bukan politisi," tambah Faizal.

Namun, dia malah menyarankan politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid untuk menggantikan Said Aqil Siradj sebagai ketua umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) di Muktamar ke-34 di Lampung pada Desember 2021 mendatang.

Alasannya, PBNU harus melakukan pembaharuan dengan memunculkan tokoh-tokoh baru yang berasal dari luar.

“Begini, kalau mau PBNU lepas dari watak kerdil, idealnya dipimpin seperti tokoh PKS pak Nur Wahid, toh beliau juga ulama NU. Ya setidaknya menyegarkan dan bukti NU punya komitmen ukhuwah dan kebhinekaan,” katanya.

Editor: Abdul Rohman

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler
sorot