Hasil Survei Rakyat Tolak Amandemen UUD 45, Wakil Ketua Komisi II DPR Luqman Hakim: Kami Tunduk Pada Kehendak Rakyat

Alfanny - Kamis, 14 Oktober 2021, 17:35 WIB

Luqman HakimLuqman Hakim/Istimewa

FIXJAKARTA,COM. Penolakan rakyat terhadap rencana amandemen UUD 45 kembali dikonfirmasi oleh hasil survey yang dilakukan Indikator Politik.

Survey tersebut mengungkapkan bahwa 55 persen publik dan 69 persen kelompok elit menilai UUD 1945 belum saatnya diamandemen.

Menanggapi hasil survei tersebut, Wakil Ketua Komisi II DPR Luqman Hakim menyatakan bahwa pihaknya tunduk pada kehendak rakyat. 

"Mayoritas rakyat NKRI menolak rencana Amandemen UUD ‘45 untuk mengatur PPHN, merubah periode presiden lebih dari 2 periode dan perpanjangan jabatan presiden hingga 2027.  Sebagai wakil rakyat di Fraksi PKB, saya tunduk pada kehendak rakyat ini," tegas Luqman di akun twitternya @LuqmanBeeNKRI pada Kamis 14 Oktober 2021 yang dikutip FIXJAKARTA.COM. 

Menurut Luqman, amandemen konstitusi hanya boleh dilakukan untuk memenuhi kebutuhan penyempurnaan kehidupan bangsa dan negara.

"Bukan untuk melayani nafsu segelintir elit yang tidak mau turun dari kursi kekuasaan. Jika anda merusak konstitusi, sesungguhnya anda sedang merusak keutuhan NKRI," pungkas Luqman. 

Editor: Alfanny

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler
sorot