Gus Nadir: Bismillah Kalimat Sakral, Jangan Dijadikan Ujaran Satir

Alfanny - Jumat, 16 Juli 2021, 6:20 WIB

Ilustrasi Nadirsyah HosenIlustrasi Nadirsyah Hosen/@nadirsyahhosen_official

FIXJAKARTA.COM.  Cendekiawan NU Nadirsyah Hosen mengajak netizen untuk lebih berhati-hati menggunakan kalimat "Bismillah" sebab kalimat tersebut merupakan kalimat sakral.   

"(Para) ulama tafsir berpuluh-puluh halaman mengupas maknanya sesuai huruf dan kata. Luar biasa indah," ungkap Gus Nadir panggilan akrab Nadirsyah Hosen di akun twitternya @na_dirs sebagaimana dikutip FIXJAKARTA.COM pada Kamis 15 Juli 2021.   

"Maafkan kami Ya Allah, Kami justru bercanda memakai kalimat sakral ini untuk satir terhadap mereka yang menjilat kekuasaan. Bismillah, maafkan kami," tambahnya.   

Belakangan ini kalimat "Bismillah" memang kerap kali  digunakan sejumlah netizen sebagai ujaran satir atau sindiran terhadap pengangkatan sejumlah relawan pro Jokowi menjadi komisaris di sejumlah BUMN (Badan Usaha Milik Negara).   

Para netizen tersebut menilai pengangkatan sejumlah relawan pro Jokowi menjadi komisaris BUMN bukan karena kompetensi mereka tetapi sebagai balas jasa Istana terhadap para relawan pendukung Jokowi pada Pilpres 2019.   

Para Netizen tersebut sering menuliskan kalimat "Bismillah, Komisaris" sebagai ujaran satir mereka terhadap mekanisme pengangkatan komisaris BUMN yang terkesan hanya bagi-bagi kapling kekuasaan.

Editor: Alfanny

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler
sorot