Gubernur DKI Jakarta Tutup Perusahaan Yang Melanggar PPKM Darurat, Equity Life Klarifikasi

Aris Moza - Rabu, 7 Juli 2021, 7:26 WIB

sidak Gubernur Anis Baswedansidak Gubernur Anis Baswedan


FIXJAKARTA.COM -
Kekecewaan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan muncul saat sidak di beberapa kantor di wilayah Jakarta Pusat. Lantaran saat melakukan sidak ada perusahan non esensial tetap melakukan Work From Office (WFO) pada Selasa, 6 Juli 2021. Gubernur langsung memproses secara pidana.  Kedua perusahaan yang melanggar peraturan PPKM Darurat yaitu PT Equity Life dan Ray White Indonesia yang berada di lantai 43 Sahid Sudirman Centre, Jakarta Pusat. 

“Langsung diproses hukum termasuk dari kepolisian akan memproses secara pidana karena mereka melanggar Undang Undang Wabah,” kata Anies selepas melakukan inspeksi di dua perusahaan tersebut.

Langkah itu diambil Anies setelah mendapati dua perusahaan itu melanggar ketentuan WFH 100 persen bagi sektor non-esensial dan kritikal.   Selain diproses secara pidana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga langsung menutup sementara dua perusahaan tersebut karena mewajibkan karyawannya bekerja di kantor.

Kemarahan Anies  Baswedan semakin tinggi ketika mengetahui salah satu karyawan yang wajib bekerja di kantor itu tengah hamil.

“Ada ibu hamil tetap bekerja, saya sampai tegur tadi HRD-nya seorang ibu yang menjadi HRD saya mengatakan seharusnya ibu lebih sensitif melindungi perempuan, tidak harusnya mereka berangkat kerja seperti ini kalau terpapar komplikasinya tinggi,” 

Anis Baswedan meminta semua semua orang ambil sikap tanggungjawab.

"ini bukan sekedar soal peraturan, pasal, ini adalah soal melindungi sesama, saudara-saudara kita," pungkas Anies.

Sementara itu Equity Life memberikan klarifikasi bahwa perusahaannya adalah perusahaan yang bergerak di sektor keuangan yang yang merupakan perusahaan esensial yang diperbolehkan tetap beroperasi selama masa PPKM Darurat. 

Corporate Communication PT Equity Life Indonesia, Yuliarti menjelaskan bahwa saat Gubernur Anies melakukan sidak, yang disegel adalah kantor Ray White yang kebetulan satu lantai dengan Equity Life,

"Yang disegel polisi itu Ray white yang non-esensial, bukan Equity Life Indonesia. Jadi ada 2 kantor di lantai 43 itu," jelas dia.

Terkait wanita hamil yang ditemukan Anies di kantor Equity Life, Yuliarti menjelaskan bahwa wanita hamil tersebut merupakan karywati yang sedang mengurus cuti. (Diolah dari berbagai sumber)

Editor: Alfanny

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler
sorot