Gawat! Beras Dikenakan Pajak?

Aris Moza - Kamis, 10 Juni 2021, 13:04 WIB

SembakoSembako/pixabay.com

FIXJAKARTA.COM - Dalam Rancangan Undang-undang KUP (Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan) Pemerintah merencanakan mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 12 persen untuk beberapa bahan pokok (sembako). Ketentuan PPN sembako ini telah ditertuang dalam Revisi Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (RUU KUP).

Mengacu pada  Pasal 4A draf RUU KUP tersebut sembako dihapus dari kelompok jenis barang yang tidak dikenai PPN

Sebelumnya Sembako sebagai barang yang selalu dibutuhkan oleh masyarakat tidak dikenakan PPN, seperti diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 144 Tahun 2000 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 116/PMK.010/2017.

Selain sembako ada beberapa lainnya yang sebelumnya tidak dikenakan PPN dalam perubahan RUU KUP tersebut dikenakan biaya PPN yaitu pertambangan dan Jasa.

Dengan begitu, ada 13 kategori sembako pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 116/PMK.010/2017 yang nantinya akan dikenai PPN, antara lain:

1. Beras dan Gabah
2. Jagung
3. Sagu
4. Kedelai
5. Garam Konsumsi
6. Daging
7. Telur
8. Susu
9. Buah-buahan
10. Sayur-sayuran
11. Ubi-ubian
12. Bumbu-bumbuan
13. Gula Konsumsi

Besaran tarif PPN seperti diatur dalam Pasal 7 RUU KUP adalah 12 persen. Namun Tarif PPN sendiri dapat disesuaikan paling rendah 5 persen dan paling tinggi 15 persen. (Diolah dari berbagai sumber)

Editor: Aris Moza | Abdul Rohman

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler
sorot
terkait