FIX! Pemerintah Membatalkan Vaksin Berbayar

Sukarno | Abdul Rohman - Sabtu, 17 Juli 2021, 10:16 WIB

Ilustrasi VaksinasiIlustrasi Vaksinasi

FIXJAKARTA.COM - Presiden Jokowi memastikan vaksinasi Covid-19 seluruhnya akan diberikan secara gratis. Hal ini diputuskan setelah ia membatalkan vaksin berbayar bagi individu yang sebelumnya direncanakan akan disalurkan melalui Kimia Farma.

Langkah ini merupakan respons pemerintah terhadap kritik dan masukan dari masyarakat.

"Setelah mendapatkan masukan dan juga respons dari masyarakat, presiden telah memberikan arahan dengan tegas untuk vaksin berbayar yang rencananya disalurkan melalui Kimia Farma semuanya dibatalkan dan dicabut," kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung di siaran Youtube Sekretariat Negara, pada Jumat, 16 Juli 2021.

Dengan demikian, Pramono memastikan, vaksinasi akan tetap digratiskan bagi seluruh masyarakat.

"Sehingga semua vaksin tetap dengan mekanisme yang digratiskan seperti yang disampaikan oleh Bapak Presiden sebelumnya," ujarnya.

Sebelumnya pemerintah menetapkan Peraturan Menteri Kesehatan nomor 19 tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19.

Melalui aturan tersebut, pemerintah berencana membuka jalur vaksin berbayar mandiri atau Vaksinasi Gotong Royong.

Vaksin berbayar ini ditetapkan harga Rp321.660 per dosis dengan tarif maksimal pelayanan vaksinasi sebesar Rp117.910 per dosis.

Editor: Abdul Rohman

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler
sorot
terkait