FIX! Guru Non PNS Kementerian Agama RI Akan Dapat Insentif, Ini Kriterianya

Aris Moza | Abdul Rohman - Sabtu, 28 Agustus 2021, 17:05 WIB

Menteri Agama RI, Yaqut Cholil QoumasMenteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas/kemenag.go.id

FIXJAKARTA.COM - Guru non PNS di lingkungan Kementerian Agama RI akan mendapatkan insentif. Kabar baik ini disampaikan oleh Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. Ia memperkirakan insentif ini akan mulai cair pada September 2021 sebagaimana FIXJAKARTA.COM kutip dari website resmi Kementerian Agama RI.

Menag Yaqut mengatakan nantinya sebanyak 300 ribu guru bukan PNS akan mendapatkan insentif dengan anggaran yang sudah dialokasikan sebesar Rp647 miliar.

"Kami alokasikan insentif untuk sekitar 300 ribu guru madrasah bukan PNS dengan anggaran mencapai Rp647 miliar," sambungnya.

Menurut Menag, insentif ini diberikan kepada guru bukan PNS pada Raudlatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA). Insentif ini bertujuan memotivasi guru bukan PNS untuk lebih berkinerja dalam meningkatkan mutu pendidikan. Dengan begitu diharapkan terjadi peningkatan kualitas proses belajar-mengajar dan prestasi belajar peserta didik di RA dan Madrasah.

Dirjen Pendidikan Islam M Ali Ramdhani menambahkan, insentif akan diberikan kepada guru yang memenuhi kriteria. Total kuota yang ada telah dibagi secara proporsional berdasarkan jumlah guru setiap provinsi.

"Tunjangan Insentif bagi guru bukan PNS pada RA/Madrasah disalurkan kepada guru yang berhak menerimanya secara langsung ke rekening guru yang bersangkutan," lanjutnya.

Sementara Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan M Zain menambahkan, karena keterbatasan anggaran, insentif hanya diberikan kepada guru madrasah bukan PNS yang memenuhi kriteria dan sesuai dengan ketersediaan kuota masing-masing provinsi.

Adapun kriterianya, lanjut M Zain, adalah sebagai berikut: 

Editor: Abdul Rohman

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler
sorot