Fahri Hamzah; Apakah Taliban Mau Menang Sendiri?

Alfanny - Minggu, 22 Agustus 2021, 7:46 WIB

Fahri HamzahFahri Hamzah/Istimewa

FIXJAKARTA.COM. Konflik Afghanistan masih menjadi bahan perbincangan yang hangat di tanah air, termasuk di kalangan politisi. Publik Indonesia terlihat terbelah dua dalam menyikapi konflik Afghanistan.

Ada sebagian masyarakat yang menyambut baik kemenangan Taliban di Afghanistan, tetapi tidak sedikit juga publik yang cemas dengan kemenangan Taliban dan khawatir bahwa kemenangan Taliban tersebut akan menginspirasi kelompok radikal di Indonesia. 

Sejumlah politisi pun terlihat berbeda sikapnya dalam merespon konflik Afghanistan.  Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) adalah salah satu tokoh yang banyak bersuara merespon positif kemenangan Taliban.  JK berpendapat sudah ada perubahan di internal Taliban sehingga masyarakat Indonesia tidak perlu khawatir berlebihan.

Di sisi lain, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) justru mengingatkan bahwa ada pihak-pihak di tanah air yang memanfaatkan kemenangan Taliban untuk melakukan konsolidasi dan menggalang simpati. 

Sementara itu Politisi Partai Gelora Fahri Hamzah juga menyatakan pesimis akan terjadi perdamaian di Afghanistan dalam waktu dekat.

"Saya pesimis ada rekonsiliasi di Afghanistan. Tentu kita berdoa agar bangsa itu bisa dipersatukan hingga tak ada lagi darah dan air mata," ujar Fahri di akun twitternya @Fahrihamzah pada Sabtu 21 Agustus 2021 sebagaimana dikutip FIXJAKARTA.COM. 

Fahri meragukan  Taliban yang saat ini berkuasa secara de facto di Afghanistan mampu mewujudkan perdamaian mengingat rekam jejaknya ketika pernah berkuasa di periode 1996 - 2001.  

"Tapi apakah Taliban bisa menjalankan amanah ini? Atau malah mau menang sendiri? Saya pesimis. Entahlah," tanya Fahri mengakhiri cuitannya.

Sampai sejauh ini, situasi di Afghanistan masih belum kondusif.  Demonstrasi anti Taliban yang terjadi di Jalalabad beberapa hari lalu ditindak represif oleh Taliban sehingga mengakibatkan 3 warga tewas.

Perlawanan bersenjata terhadap Taliban juga sudah muncul di Lembah Pansjshir di Utara Afghanistan yang dipimpin Ahmad Masoud, putra legenda perang Mujahidin di era pendudukan Sovyet, Ahmad Shah Masoud.  

Ribuan warga Afghanistan juga terus memadati bandara Kabul dengan harapan bisa terbang meninggalkan Afghanistan.  Indonesia juga sudah mengevakuasi puluhan WNI dari Afghanistan walaupun Taliban secara resmi sudah menjamin keamanan warga negara dan diplomat asing.

Editor: Alfanny

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler
sorot