Eks Koruptor Jadi Komisaris BUMN, PSI: Bisa Membuat Rakyat Tidak Percaya Pemerintah

Alfanny - Sabtu, 7 Agustus 2021, 8:43 WIB

Emir MoeisEmir Moeis/Istimewa

FIXJAKARTA.COM.  Pengangkatan eks koruptor Emir Moeis sebagai komisaris di BUMN terus mendapat penolakan dari masyarakat dan partai-partai oposisi bahkan dari partai yang selama ini mendukung pemerintah.   

Partai Solidaritas Indonesia (PSI), partai yang selama ini dikenal publik sebagai partai yang mendukung pemerintah pun bersuara kritis terhadap kebijakan pengangkatan Emir Moeis tersebut. 

"Negeri ini tidak kekurangan orang yang berkualitas dan memiliki rekam jejak yang lebih bersih," tandas Juru Bicara PSI Ariyo Bimmo dalam sebuah rilis video yang diposting akun twitter resmi DPP PSI di @psi_id pada Jumat 6 Agustus 2021 yang dikutip FIXJAKARTA.COM. 

Menurut Bimmo, pengangkatan eks koruptor untuk menjadi pengawas di perusahaan negara di saat negara dan rakyat sedang sulit sangat melukai rasa keadilan masyarakat. 

"Saat pemerintah membutuhkan dukungan rakyat, maka pengangkatan eks koruptor menjadi komisaris di perusahaan negara dapat menjadikan rakyat tidak percaya pemerintah," pungkas Bimmo mengakhiri rilisnya. 

Berbeda dengan PSI,  Politisi Partai Golkar Nusron Wahid mengungkapkan bahwa tidak ada aturan yang dilanggar dalam pengangkatan Emir Moeis. 

"(Pengangkatan tersebut) sudah sesuai aturan.  Saya kira tidak ada orang jahat seumur hidup," tandas Nusron sebagaimana dilansir sejumlah sumber. 



Editor: Alfanny

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler
sorot