Eks Jubir KPK Febri Diansyah Bongkar Gaji Pimpinan KPK, Apa Respon Netizen?

Alfanny - Selasa, 31 Agustus 2021, 9:15 WIB

Febri DiansyahFebri Diansyah

FIXJAKARTA.COM.   Mantan juru bicara KPK Febri Diansyah yang selama ini sangat kritis terhadap lembaga lamanya setelah mundur dari KPK mengungkapkan besaran gaji pimpinan KPK.

Diungkapnya besaran gaji pimpinan KPK oleh Febri tersebut tidak lama setelah Dewan Pengawas (Dewas) KPK memberikan sanksi pemotongan gaji pokok kepada salah satu pimpinan KPK Lili Pintauli Siregar karena terbukti melakukan pelanggaran kode etik KPK berupa menyampaikan informasi kepada pihak-pihak yang berperkara di KPK, 

"Ini Penghasilan Pimpinan KPK. Ketua KPK total Rp123,9 juta (dengan rincian) gaji okok Rp 5.040.000.- (dan) total tunjangan Rp 118.898.500,-," ujar Febri di akun twitternya @febridiansyah pada Senin 30 Agustus 2021 yang dikutip FIXJAKARTA.COM.

Febry juga mengungkapkan gaji Wakil Ketua KPK total Rp112,5 juga dengan rincian gaji pokok sebesar Rp 4.620.000,- dan total tunjangan Rp107.921.250,-.

Lebih lanjut Febri menambahkan bahwa penghasilan di atas belum termasuk THR.   

"Kemarin bahkan sempat heboh isu minta naik gaji sampai Rp 300juta/bulan," tandas Febri. 

Menurut Febri, sampai saat ini belum ada kabar lagi apakah Draf PP kenaikan gaji Pimpinan sudah disetujui Presiden atau belum. 

"Bapak, Ibu Pimpinan KPK dan Dewan Pengawas KPK, ingatlah: GAJI ANDA DARI UANG RAKYAT," pungkas Febri mengakhiri cuitannya.

Sementara sejumlah netizen merespon cuitan Febri dengan nada beragam.

"Buruh yang menggerakkan roda perekonomian saja cuma 4,2juta per bulan, harus pandai-pandai mengatur keuangan agar bisa hidup selama sebulan. Ngeri bang liat angka-angkanya," reply akun @odhink_aja.

"Jubir gajinya berapa, pak?" tanya seorang netizen dengan akun @_rizdika. 

"Penegak hukum yang lain gak nyampe segitu gapok+tunjangan," ujar akun @603N45.

"Dulu, gaji Kak Febri di KPK berapa?' tanya akun @arifr.

Sementara itu banyak kalangan dan netizen yang menganggap sanksi yang diberikan Dewan Pengawas KPK tersebut terlalu ringan dan meminta Dewas KPK memecat Lili Pintauli Siregar atau mendesak Lili mundur dari pimpinan KPK. 

Editor: Alfanny

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler
sorot