Dokter Gigi: Jangan Takut Periksa Gigi dan Mulut Saat Pandemi

Senja Bagus Ananda - Rabu, 12 Mei 2021, 8:25 WIB

drg. Kurnia Nur Aini, dokter gigi di Klinik Taris Medikadrg. Kurnia Nur Aini, dokter gigi di Klinik Taris Medika

FIXJAKARTA.COM - Pandemi Covid-19 membuat masyarakat enggan melakukan pemeriksaan gigi dan mulut ke dokter gigi. Pasalnya penyebaran virus ini salah satunya melalui droplet atau tetesan air liur. Kondisi seperti ini membuat orang takut untuk memeriksakan gigi dan mulutnya.

Menjaga kesehatan gigi dan mulut sangat penting meskipun saat pandemi. Apalagi sebentar lagi lebaran dengan banyak sajian makanan manis dan asam yang bisa menyebabkan gigi berlubang. Lubang kecil yang semula tidak ada keluhan bisa menjadi ngilu.

Menurut dokter gigi Klinik Taris Medika drg. Kurnia Nur Aini, sebaiknya rutin memeriksa gigi dan mulut enam bulan sekali ke dokter gigi meskipun masih suasana pandemi. Mencegah lebih baik daripada mengobati.

“Masalah takut penularan virus karena droplet dan aerosol itu tidak perlu khawatir karena selain tenaga medis sudah divaksin, juga menerapkan protokol sesuai juknis dari Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI). Di antaranya menggunakan APD lengkap, sterilisasi ruangan, sterilisasi alat secara rutin, dan kunjungan pasien yang terjadwal,”jelas dokter Kurnia.

Di samping protokol yang diterapkan oleh dokter gigi, pasien juga berhak memastikan bahwa ruangan dan alat-alatnya telah steril.

“Kondisi apa pun bisa ditangani oleh dokter gigi meski di saat pandemi mulai dari lubang gigi hingga cabut gigi. Semua dilakukan dengan prosedur SOP dan juknis yang telah ditetapkan oleh PDGI,”tambah dokter Kurnia.

Berikut beberapa cara menjaga kesehatan gigi dan mulut:

1. Menghindari faktor-faktor yang menyebabkan gigi berlubang

Editor: Senja Bagus Ananda

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler
sorot