Covid Terus Naik di Jakarta, Perlukah PSBB Ketat Kembali?

Alfanny - Sabtu, 12 Juni 2021, 1:05 WIB

Stop CovidStop Covid/pixabay

FIXJAKARTA.COM.  Semakin naiknya jumlah kasus harian Covid-19 di Jakarta menyebabkan sejumlah kalangan mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali memberlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) ketat.   Berdasarkan data yang dirilis Kemenkes RI, kasus harian di DKI Jakarta per Jumat 11 Juni 2021 tercatat 2293 kasus. 

Mencermati trend jumlah kasus harian yang terus meningkat, seorang dokter di Rumah Sakit Universitas Indonesia (UI) dr. Rahmad Hidayat, Sp.S(K) menyarankan pemerintah segera memberlakukan PSBB ketat di Jakarta dan sekitarnya.

"Saran buat pemda DKI Jakarta (agar memberlakukan) PSBB ketat mulai senin.  Kalau enggak, 2 minggu lagi kita di Jabodetabek akan kewalahan total," cuit dr. Rahmad Hidayat dalam akun twitternya @dayatia sebagaimana dikutip FIXJAKARTA.COM pada Jumat 11 Juni 2021.

Menurut Rahmad, Pemprov DKI relatif masih bisa mengantisipasi kenaikan kasus Covid dikarenakan jumlah ICU di DKI ada sekitar 800-an buah ditambah sekitar 8000-an bed.  Di DKI Jakarta juga terdapat 17 RS milik pemerintah pusat, plus Rumah Sakit Darurat Covid di Wisma Atlet Kemayoran dan sejumlah RS dan klinik Swasta serta sejumlah tempat swab test. 

Namun Rahmad mengkhawatirkan fasilitas kesehatan (faskes) di Bodetabek yang tidak memiliki satu pun RS tipe A, berbeda dengan faskes DKI jakarta yang didukung 17 RS milik pemerintah pusat dan sekitar 7-8 RS Tipe A.

"Ini gelombang kedua. Kolapsnya bisa jadi lebih mengerikan daripada sebelumnya," cuit dr. Rahmad Hidayat.  

"Mohon maaf jika saya fear mongering.  Sekali lagi. Rumit sekali memilih (pasien) yang mana yang berhak (atas) ICU atau ventilator," pungkas Rahmad menutup cuitannya. 

Editor: Alfanny

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler
sorot