Covid di Jawa Tengah Semakin Ganas, GP Ansor Instruksikan Setop Kegiatan yang Kumpulkan Massa

Alfanny - Senin, 7 Juni 2021, 7:47 WIB

Banser Grobogan Kubur Jenazah CovidBanser Grobogan Kubur Jenazah Covid/Istimewa

FIXJAKARTA.COM.  Semakin meningkatnya kasus Covid-19 di Jawa Tengah, khususnya di Kudus dan sejumlah kabupaten/kota lainnya menyebabkan Pimpinan Wilayah (PW) GP Ansor Jawa Tengah mengeluarkan surat instruksi untuk menghentikan semua kegiatan organisasi yang bersifat mengumpulkan massa.

"Kami menginstruksikan seluruh kegiatan yang mengundang kerumunan masa dalam jumlah banyak untuk dapat ditunda terlebIh dahulu," bunyi surat instruksi yang ditandatangani Ketua PW GP Ansor Jawa Tengah Sholahudin Aly tertanggal 5 Juni 2021 sebagaimana dikutip FIXJAKARTA.COM.

PW GP Ansor Jawa Tengah juga menginstruksikan seluruh penyelenggaraan Konferensi ditingkat Pimpinan Cabang, Pimpinan Anak Cabang, serta Pimpinan Ranting untuk dapat ditunda terlebih dahulu.   Penundaan kegiatan  sampai dengan 2x14 (Empat Belas) hari kedepan atau sampai Akhir bulan Juni 2021.

"Penundaan ini dilakukan berdasarkan hasil kajian Tim Gugus Tugas GP Ansor Penanganan Covid-19 mengingat kasus Covid-19 di Jawa Tengah yang semakin meningkat. Apabila dalam kurun waktu yang telah ditentukan, situasi dan kondisi belum memungkinkan, maka penundaan akan diperpanjang sampai batas waktu yang belum ditentukan," demikian bunyi surat instruksi PW GP Ansor Jawa Tengah. 

Masih banyaknya acara mengumpulkan kerumunan massa menyebabkan kasus Covid-19 di Jawa Tengah, semakin naik dan bahkan dibarengi tingginya angka kematian.  Kudus menempati peringkat teratas dalam penularan Covid-19 di Jawa Tengah. Berdasarkan data dari tim satgas Covid-19 Jawa Tengah, per 3 Juni 2021 total kasus Covid-19 di Kudus berjumlah 1.398 kasus.

Editor: Alfanny

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler
sorot