Ciri-ciri Mata Minus Ini Menandakan Anda Butuh Kacamata

Aris Moza | Abdul Rohman - Kamis, 30 September 2021, 12:31 WIB

null/pixabay.com

FIXJAKARTA.COM - Ciri-ciri mata minus ialah mata yang tidak sanggup menyaksikan object yang terletak jauh dengan jelas. Masalah ini dapat terjadi saat wujud bola mata atau kornea mengakibatkan kurang persisnya pembiasan (refraksi) sinar yang masuk ke mata sehingga mengakibatkan bayang-bayang object terpusat di muka retina dan tidak pas pada retina mata. Dari sisi penglihatan yang kabur saat melihat jauh, ada juga beberapa ciri mata minus yang lain perlu diwaspadai.

Pada mata dengan pandangan normal, ke-2 sisi mata yang berperan memusatkan sinar itu mempunyai lengkung yang lembut seperti permukaan kelereng. Dengan wujud ini, semua sinar yang masuk akan dibiaskan (direfraksikan) secara tajam untuk jatuh pas di retina yang berada pada bagian belakang mata. Bila kornea atau lensa mata alami peralihan wujud lengkungan, sinar yang masuk ke mata tidak bisa dibiaskan dengan tepat. Keadaan ini disebutkan masalah refraksi.

Mata minus atau rabun jauh disebabkan oleh wujud bola mata yang lebih panjang dari normal atau lengkungan kornea mata yang terlampau cembung. Keadaan ini membuat sinar yang masuk ke mata tidak terpusat secara tepat di retina dan justru terpusat di muka retina. Hasilnya, beberapa objek yang terletak jauh jadi kelihatan kabur. Ada beberapa factor resiko yang dapat membuat seorang alami masalah refraksi berbentuk rabun jauh. Beberapa di antaranya ialah:

Faktor genetik

Rabun jauh ialah keadaan yang cenderung diturunkan dalam keluarga. Jika salah satu orang tua alami rabun jauh, peluang anaknya untuk menderita mata minus akan semakin besar. Resiko Anda untuk alami rabun jauh bertambah tinggi kembali jika kedua orang tua Anda pun alami mata minus.

Terlalu sering membaca dan menatap layar dalam jarak dekat

Orang yang banyak membaca, menulis, dan memandang monitor computer mempunyai resiko semakin besar untuk alami rabun jauh. Saat yang dihabiskan bermain games di muka monitor dan gawai, atau melihat tv bisa juga mempengaruhi keadaan kesehatan mata seorang.

Kondisi lingkungan

Editor: Abdul Rohman

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler
sorot