Cegah Kerugian, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung Desak Pembenahan BUMN

Alfanny - Rabu, 20 Oktober 2021, 7:44 WIB

Martin Manurung desak Pembenahan BUMNMartin Manurung desak Pembenahan BUMN/Istimewa

FIXJAKARTA.COM.    Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung mendesak pembenahan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) terus berjalan meski diakuinya masih terdapat beberapa permasalahan. Ia pun mendorong pembenahan BUMN melalui revisi Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2003 tentang BUMN.

“Memang ada beberapa permasalahan lama yang masih tertinggal. Namun dalam rapat – rapat kerja di Komisi VI DPR, kami bersama Menteri BUMN Erick Thohir terus melakukan pembenahan BUMN,” ujar Martin sebagaimana dimuat situs DPR pada Selasa 19 Oktober 2021 yang dikutip FIXJAKARTA.COM. 

Martin juga meminta BUMN mempersiapkan diri merespon semangat Presiden Jokowi dalam membuka peluang investasi. Ia mendesak pembenahan BUMN agar siap menyongsong masuknya investasi juga sudah dimasukkan dalam revisi UU BUMN yang saat ini sedang disusun Komisi VI DPR RI. 

“Komisi VI DPR bersama Kementerian BUMN telah menyepakati beberapa poin untuk pembenahan BUMN. Mulai restrukturisasi, holdingisasi, klasterisasi dan juga aturan percepatan investasi,” ujar Martin.

Selain kebijakan tersebut, lanjut dia, Komisi VI DPR telah menyepakati usulan perusahaan-perusahaan BUMN penerima Penyertaan Modal Negara (PMN) yang memang menerima penugasan dan melakukan aksi korporasi.

“Untuk yang sifatnya penugasan tentu PMN tidak terelakkan. Sementara untuk aksi korporasi, kita akan dalami agar PMN tersebut dimanfaatkan secara tepat guna memberikan kontribusi yang lebih besar bagi negara dalam bentuk deviden, pajak dan lain sebagainya,” jelas Anggota Fraksi Partai NasDem DPR RI ini.

Baca Juga: https://jakarta.fixindonesia.com/berita/habiskan-uang-rakyat-ketua-dpr-puan-maharani-dukung-penutupan-bumn-yang-sakit/rRHMhNKxdsn7M5VyNshcwP

Selain itu, Martin melihat sejumlah BUMN layak untuk dibubarkan. Perusahaan yang hanya menjadi beban akan dibahas dalam Panitia Kerja (Panja) Penyehatan dan Restrukturisasi BUMN. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa Komisi VI DPR sudah menggarisbawahi agar PMN tidak digunakan untuk tambal sulam menutupi kerugian akibat kesalahan manajemen.

Mengenai target-target yang disampaikan Presiden Jokowi untuk BUMN, wakil rakyat dari dapil Sumatera Utara II ini optimis target tersebut bisa tercapai.

“Semangat Pak Presiden untuk pembenahan BUMN kita sambut baik. Kita yakini itu pasti juga disambut baik Pak Erick Thohir sebagai Menteri BUMN,” imbuhnya

Editor: Alfanny

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler
sorot