Cara Pandang Ibn Hajar al-Asqalani Menghadapi Wabah

Aris Moza - Senin, 21 Juni 2021, 8:02 WIB

Ilustrasi WabahIlustrasi Wabah/Pixabay

Oleh: M. Ishom el Saha

Dosen UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten

FIXJAKARTA.COM - Ibn Hajar al-Asqalani termasuk di antara ulama Islam yang sangat perhatian terhadap persoalan wabah thaun. Beliau menulis kitab berjudul Badl al-Ma'un fi Fadhl al-Thaun. Kitab ini dia tulis dilatarbelakangi musibah yang menimpanya. Ketiga putrinya wafat setelah semuanya terpapar wabah thaun.

Perasaan ditinggalkan orang-orang terdekatnya, ditulisnya menjadi satu karya. Dengan kalimat diskusi yang apik, beliau berusaha menjelaskan pertanyaan: Wabah thaun itu azab atau rahmat?

Beliau kemukakan banyak sekali orang-orang saleh yang meninggal karena terpapar wabah thaun. Misalnya ulama yang memberikan tanda huruf Al-Qur'an, Abul Aswad al-Duali (w. 69 H), sejarawan muslim Ibn al-Wardi (w. 749H.), ulama fiqh mazhab Syafii, Abdul Wahhab al-Subki (w. 771 H.), dan masih banyak lagi. Apa meninggalnya mereka karena terpapar wabah thaun menjadi azab (al-rijz)? 

Editor: Senja Bagus Ananda | Aris Moza

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler
sorot