Berhasil Selesaikan Kasus Intoleransi atas Gereja GBI Tlogosari, Semarang Ditunjuk jadi Festival HAM 2021 oleh Komnas HAM

Alfaryandi | Alfanny - Minggu, 24 Oktober 2021, 15:36 WIB

Berhasil Selesaikan Kasus Intoleransi atas Gereja GBI Tlogosari, Semarang Ditunjuk jadi Festival HAM 2021 oleh Komnas HAMBerhasil Selesaikan Kasus Intoleransi atas Gereja GBI Tlogosari, Semarang Ditunjuk jadi Festival HAM 2021 oleh Komnas HAM/komnasham.go.id

FIXJAKARTA.COM. Pemerintah Kota Semarang (Pemkot Semarang), Jawa Tengah menyatakan kesediaannya menjadi tuan rumah even tahunan Festival HAM 2021. Pemilihan Semarang sebagai tuan rumah Festival HAM 2021 salah satunya dikarenakan Pemkot Semarang berhasil menyelesaikan kasus intoleransi atas Gereja GBI Tlogosari beberapa waktu lalu. 

"Kita punya banyak contoh baik, inovasi baik dan ini harus kita sebarkan ke dunia internasional seperti diselesaikannya kasus intoleransi atas Gereja BGI Tlogosari," ujar Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara sebagaimana dilansir situs komnasham.go.id pada Kamis 21 Oktober 2021 lalu yang dikutip FIXJAKARTA.COM.  

Menurut Beka, kita jangan hanya disuguhkan berita yang negatif-negatif saja jika kita berbicara tentang HAM.

"(Selama ini) kita hanya bicara soal kekerasan,  polisi, penggusuran, dan sebagainya. Padahal inisiatif baik, kerja-kerja baik, jauh lebih banyak dari yang menjadi perhatian publik, inilah kenapa Festival HAM ini ada sebagai ruang belajar dan berbagi bagi kita semua sekaligus," sambungnya. 

“Saya optimistis, penyelenggaraan Festival HAM tahun ini akan jauh lebih baik dari tahun sebelumnya. Untuk itu, visi dan misi penyelenggaraan festival ini harus terus disebarluaskan," terang Beka Ulung Hapsara usai Penandatanganan PKS tentang Penyelenggaraan Festival Hak Asasi Manusia Tahun 2021.

Lebih rinci lagi, Beka menjelaskan dalam Konferensi Pers bertajuk Bergerak Bersama Memperkuat Kebinekaan, Inklusi, dan Resiliensi bahwa poin-poin dalam PKS harus diimplementasikan secara teknis. Tujuannya agar terjalin ikatan emosi dan hukum yang lebih kuat sebagai pertimbangan mendasar pelaksanaan Festival HAM.

Baca Juga: https://jakarta.fixindonesia.com/berita/viral-tagar-percumalaporpolisi-komnas-ham-kepolisian-sudah-banyak-berbenah/XLyLSLrqmp2H6PX59mJYtm

Komnas HAM RI berharap nantinya muncul diskusi tentang hal-hal substantif di antara para pihak penandatangan, khususnya pemerintah daerah.

"Jika kita berbicara pemenuhan, penegakan, dan pemajuan HAM itu ada di Pemkot dan Pemkab. Banyak sekali inovasi-inovasi yang ada dan mungkin kita anggap biasa, tapi sangat luar biasa karena menghormati harkat dan maratabat manusia pada tingkat tertinggi," kata Beka.

Beragam inisiasi bidang HAM dari daerah yang pernah menjadi penyelenggara festival, idealnya menjadi contoh bagi yang lainnya. Sehingga Beka berharap gaung Festival HAM 2021 di Kota Semarang terdengar di lingkup nasional hingga internasional. 

Editor: Alfanny

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler
sorot