Bagi Yang Positif Covid-19, Perpanjangan SIM Mendapat Kelonggaran

Sukarno | Abdul Rohman - Sabtu, 17 Juli 2021, 16:26 WIB

Ilustrasi Surat Izin Mengemudi (SIM)Ilustrasi Surat Izin Mengemudi (SIM)/polri.go.id

FIXJAKARTA.COM Penularan wabah Covid-19 di Indonesia masih sangat tinggi. Hal ini membuat masyarakat yang terdampak harus berdiam diri di rumah melakukan isolasi mandiri.

Dengan kondisi tersebut, Satlantas Polres Malang mengeluarkan kebijakan khusus bagi masyarakat yang akan melakukan kepengurusan perpanjangan SIM selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali.

Kasatlantas Polres Malang, AKP Agung Fitransyah mengatakan bagi masyarakat yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan masa SIM-nya habis dapat kelonggaran dan tetap bisa melakukan kepengurusan perpanjangan SIM.

“Kami ada kebijakan khusus bagi warga yang terkonfirmasi Covid-19 dan SIM-nya habis, untuk perpanjangan SIM bisa ditambahkan saat yang bersangkutan sudah negatif," ujarnya dalam laman resmi Korlantas Polri, Jumat 16 Juli 2021.

Kebijakan khusus ini diberikan kepada masyarakat yang hendak melakukan memperpanjang SIM, namun terkendala mengurus karena terjangkit Covid-19.

"Itu sudah ada instruksi dari Dirlantas Polda, tapi ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, bisa melakukan perpanjangan dengan menunjukkan bukti hasil swab pada saat positif sampai tanggal berapa dan juga hasil swab negatif pada tanggal berapa," tambahnya.

Satlantas Polres Malang memastikan regulasi tersebut masih berlaku hingga adanya kebijakan baru.

“Karena kami baru dapat kebijakan demikian, jadi kami tunggu petunjuk bagaimana. Jika ada perintah melanjutkan ya kami teruskan kebijakan itu," tutupnya. (ano/diolah dari berbagai sumber)

Editor: Abdul Rohman

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler
sorot