Bagaimana Cara Cek Legalitas Pinjaman Online di Whatsapp? Klik Artikel Ini

Sukarno | Abdul Rohman - Selasa, 24 Agustus 2021, 12:59 WIB

null/@ojkindonesia

FIXJAKARTA.COM - Saat ini banyak layanan pinjaman online (pinjol) yang beroperasi secara ilegal dan tidak terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), artinya tidak semua layanan pinjol memiliki izin operasi.

Terhadap pinjaman online yang tak berizin, pinjol ilegal sangat merugikan masyarakat. Selain mengenakan bunga tinggi dan jangka waktu pinjaman pendek, mereka juga akan meminta akses semua data kontak di ponsel nasabah.

Parahnya lagi, saat peminjam terlambat bayar tagihan atau bahkan belum mampu lunasi utang karena bunga tinggi dan denda, berbagai teror dan ancaman dilontarkan hingga hal-hal tak senonoh dihunjamkan ke nasabah. Takut dan bingung, bahkan ada yang berakhir mengenaskan.

Kepala Kantor OJK, Sumbar Yusri, mengingatkan agar masyarakat tetap mewaspadai penawaran pinjol ilegal, yang kerap ditawarkan lewat pesan singkat atau media sosial. Yusri mengatakan, jika mendapat tawaran pinjol sebaiknya diabaikan saja.

“Sebaiknya tidak usah direspons karena pihak pemberi pinjaman tidak boleh memberikan tanpa minta persetujuan masyarakat,” kata Yusri di Padang, Minggu, 15 Agustus 2021.

Adapun pinjol ilegal adalah jasa keungan yang tak sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 77 tahun 2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Berbasis Teknologi Informasi.

Diketahui, sepanjang 2018 hingga 17 Agustus 2021 terdapat 3.856 aplikasi pinjaman online yang telah diblokir pemerintah.

Untuk mengetahui pinjol yang resmi terdaftar atau legal sejatinya bisa dilihat di situs resmi OJK, www.ojk.go.id. Setelah itu pilih opsi IKNB dan pilih bagian fintech.

Editor: Abdul Rohman

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler
sorot