Anies Ingin Namai Kota Tua Jadi 'Batavia', Bangkitkan Kembali Kolonialisme VOC?

Alfanny - Selasa, 25 Mei 2021, 8:40 WIB

Kota TuaKota Tua/Jakarta-Tourism.go.id

FIXJAKARTA.COM. Keinginan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memberikan nama ‘Batavia’ kepada kawasan kota tua Jakarta beberapa waktu lalu dikritisi kalangan sejarawan. Pemberian nama ‘Batavia’ dinilai akan membangkitkan nuansa kolonialisme VOC.

“Tidak ada unsur nasionalisme dari nama ‘Batavia’.  Nama tersebut juga dikenal sebagai pusat pemerintahan VOC yang penuh riwayat sejarah kelam,” tandas peneliti LKPS (Lembaga Kajian Peminat Sejarah) Hurry Junisar.

Menurut Hurry, penamaan kota tua dengan ‘Batavia’ juga tidak membangun karakter Bangsa Indonesia yang seharusnya bisa ditumbuhkan melalui kehadiran peninggalan-peninggalan bersejarah.

“Sama sekali tidak ada unsur nasionalisme dalam nama ‘Batavia’ yang diambil dari nama nenek moyang bangsa Belanda yang sama sekali tidak memiliki alur genealogis bangsa Indonesia,” papar Hurry yang menamatkan pendidikan ilmu sejarahnya di Universitas Indonesia (UI).

Bila ingin memberikan nama pada kawasan kota tua dalam kerangka revitalisasi kawasan tersebut, Hurry mengusulkan nama ‘Jayakarta’.

“Nama ‘Jayakarta’ memiliki nilai historis dan semangat perlawanan terhadap bangsa asing, khususnya Portugis,” tutup Hurry mengakhiri wawancara dengan reporter FIXJAKARTA.COM. 

Editor: Alfanny

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler
sorot