Ambil Alih FIR Singapura

Dwi Saputro Nugroho - Kamis, 4 November 2021, 19:49 WIB

Marsma (Purn) Muhammad JohansyahWawancara Marsma (Purn) Muhammad Johansyah terkait ambil alih FIR Singapura

FIXJAKARTA.COM. Reporter FIXJAKARTA.COM berhasil menghubungi Marsekal TNI (Purn) Muhammad Johansyah, M.Eng, M.A, seorang Pengamat Hubungan Internasional (HI), Politik, Militer dan Keamanan Internasional berkaitan dengan pengambilalihan pengelolaan Flight Information Region (FIR) Sektor A-B-C (Batam-Natuna-Pekanbaru) yang selama ini di kelola oleh negara Singapura.

"Dasar pengambilalihan pengelolaan FIR Singapura oleh Pemerintah Indonesia adalah masalah kedaulatan kita di udara, yang di dalamnya menyangkut pertahanan udara kita. FIR Singapura Sektor A-B-C (Batam-Natuna-Pekanbaru) yang dikelola dan dikontrol oleh negara Singapura selama 74 tahun dan didiskusikan di seluruh jenjang pendidikan Perwira di TNI," ujarnya.

FIR Singapura Koridor Batam-Natuna-PekanbaruFIR Singapura Koridor Batam-Natuna-Pekanbaru

Baca juga: Muktamar ke-34 NU Digelar 23-25 Desember 2021 di Lampung Tengah, Simak Petunjuk Rute ke Lokasinya.

Flight Information Region (FIR) merupakan suatu ruang udara yang ditetapkan dimensinya dengan suatu pembagian wilayah udara yang bertujuan untuk menjamin keamanan dan keselamatan penerbangan yang ditetapkan oleh negara-negara yang tergabung dalam ICAO untuk memberikan pelayanan informasi lalu lintas/navigasi penerbangan.

Tahun 1946 negara-negara anggota ICAO menunjuk Inggris untuk melakukan pengelolaan FIR Natuna dan selanjutnya mendelegasikan pelayanan kepada Singapura setelah Singapura merdeka tahun 1965.

"FIR Singapura (Koridor Batam-Natuna-Pekanbaru) harus segera kita ambil-alih karena telah mengganggu kedaulatan kita. Bangsa Indonesia mampu mengelola komunikasi lalu-lintas udara Koridor A-B-C (Batam-Natuna dan Pekanbaru). Sekali lagi, dasar-dasar pengambilalihan FIR Singapura adalah masalah kedaulatan NKRI dan ancaman-ancaman masa depan yang sangat sulit untuk diantisipasi. Presiden Jokowi cukup kuat," ungkapnya.

Menurutnya, Jokowi punya integritas dan keinginan untuk mengambil alih pengelolaan FIR Singapura, tinggal manajemen dan konsolidasi lembaga-kementerian terkait dapat dikoordinasikan dengan baik.

Editor: Abdul Rohman

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler
sorot