Akselarasi Pembangunan di Papua, Wapres Dorong Dialog untuk Kikis Ketidakpuasan dan Ketidakpercayaan

Alfanny - Sabtu, 6 November 2021, 20:24 WIB

Akselarasi Pembangunan di Papua, Wapres Dorong Dialog untuk Kikis Ketidakpuasan dan KetidakpercayaanAkselarasi Pembangunan di Papua, Wapres Dorong Dialog untuk Kikis Ketidakpuasan dan Ketidakpercayaan/Istimewa

FIXJAKARTA.COM. Untuk akselarasi pembangunan di Papua, Wapres KH Ma'ruf Amin mendorong terus digencarkannya dialog di Papua antara pemerintah dengan tokoh-tokoh masyarakat di Papua  baik tokoh pemerintahan, tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan,

"Ini terus kita lakukan dialog-dialog di dalam rangka menghilangkan ketidakpuasan. Dengan ketidakpuasan itu sudah semakin tidak ada, semakin hilang, kita harapkan maka akan berpengaruh terhadap kondisi keamanan secara keseluruhan di Papua. Itu saya kira harapan dari pemerintah pusat,” tutur Wapres sebagaimana dilansir situs setkab.go.id pada Sabtu 6 November 2021 yang dikutip FIXJAKARTA.COM. 

Wapres juga menyampaikan harapan agar upaya-upaya yang telah dilakukan pemerintah terkait harmonisasi kesejahteraan dan keamanan di Papua dapat menghilangkan ketidakpuasan serta rasa tidak percaya yang  terjadi di Papua terhadap pemerintah.

Hal tersebut dinyatakan Wapres KH Ma'ruf Amin saat  memberikan keterangan persnya usai mengunjungi Tugu MacArthur, di Jayapura, Papua, Sabtu 6 November 2021.

Lebih lanjut Wapres mengharapkan aparat pemerintah mendengarkan aspirasi dari berbagai elemen masyarakat di Papua agar hasil pembangunan yang dicapai nantinya realistis dan sesuai dengan kebutuhan serta keinginan masyarakat setempat.

“Kita ingin membangun sesuai dengan kebutuhan masyarakat, keinginan masyarakat, baik masyarakat adat juga masyarakat seluruhnya,” ungkapnya.

Terkait hal tersebut, imbuh Wapres dirinya melakukan rapat koordinasi dengan mengikutsertakan tokoh-tokoh adat, tokoh-tokoh agama, dari kalangan pemuda, kalangan perempuan dari berbagai klaster.

“Local champion dari berbagai klaster kita ajak berdialog untuk menyampaikan [pandangan], dan kita menghimpun pandangan-pandangan itu untuk kita jadikan program yang nanti realistis,” sambungnya.

Namun di sisi lain, Wapres menilai bahwa akselerasi pembangunan ini tidak dapat berjalan dengan baik apabila keamanan masih mengkhawatirkan. Karena itu, Wapres telah memerintahkan kepada Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) untuk memimpin koordinasi terkait keamanan di Papua dengan Panglima TNI, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), serta Menteri Dalam Negeri agar langkah-langkah pengamanan di Papua dapat terintegrasi dengan baik.

“Pembangunan ini tidak akan bisa berjalan kalau keamanan tidak terkendali, tidak kondusif. Maka dari itu dua hal ini menjadi program yang terintegrasi,” urai Wapres. “

"Karena itu terakhir saya melakukan rapat koordinasi dengan Pak Menko Polhukam, dengan Panglima TNI, dengan Kapolri, Kepala BIN dan juga dari Kementerian Dalam Negeri untuk mengoordinasikan langkah-langkah ke depannya, supaya hal itu lebih terkoordinasi,” pungkasnya. 

Editor: Alfanny

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler
sorot