Ada 300 Lokasi Urban Farming di Bogor, Walikota Bima Arya Apresiasi Dukungan Kementan

Alfanny - Selasa, 9 November 2021, 19:38 WIB

Ada 300 Lokasi Urban Farming di Bogor, Walikota Bima Arya Apresiasi Dukungan KementanAda 300 Lokasi Urban Farming di Bogor, Walikota Bima Arya Apresiasi Dukungan Kementan/Istimewa

FIXJAKARTA.COM.  Walikota Bogor Bima Arya menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada Kementerian Pertanian (Kementan) yang telah mendukung perkembangan urban farming sehingga kini urban farming di Bogor telah mencapai 300 lokasi. 

"Di Bogor saat ini sedang terjadi momentum, dimana konsep urban farming makin booming. Catatan kami dari 190 lokasi pertanian kota bertambah menjadi 300 lokasi. Ini luar biasa dan kami mendukung upaya kementan dalam menjadikan kota sebagai lokasi pertanian," ujar Bima Arya saat mendampingi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dalam acara Agro Inovasi Fair 2021 di Balai Pengelola Alih Teknologi Pertanian (BPATP) Bogor, Jawa Barat, Minggu, 7 November 2021 sebagaimana dimuat situs Kementan yang dikutip FIXJAKARTA.COM. 

Bima mengatakan, fenomena urban farming bahkan sudah menjalar ke tingkat anak muda di tiap Kelurahan se-Kota Bogor. Mereka terdiri dari berbagai kalangan pekerja dan juga mahasiswa.

"Awalnya saya kira ibu-ibu. Tapi ternyata mahasiswa juga ada. Dan ini motifnya bukan hanya ekonomi saja, tapi ada kesehatan dan gaya hidup," katanya.

Selama ini, kata Bima, fenomena urban farming di Kota Bogor tidak terlepas dari peranan kementan yang terus mengawal benih unggul, teknologi mekanisasi dan juga sosialisasi bahkan juga berperan dalam memasarkan hasil taninya. 

"Dan yang namanya ketahanan pangan ini terus berkolaborasi dan disupport oleh Kementan. Jadi kami melihat momentum ini harus dijaga dan momentum bumingnya bertani ini harus kita kawal. Bogor walaupun terbatas lahannya tapi sekarang animonya cukup besar," tutur Bima. 

Baca Juga: https://jakarta.fixindonesia.com/berita/dorong-regenerasi-petani-wakil-menteri-pertanian-harvick-hasnul-qolbi-motivasi-petani-milenial-di-sukabumi/EqqYprhSxWbTZyAM8nW7bJ

Sementara itu, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa Kementan sesuai arahan Presiden Joko Widodo akan terus mengawal pertanian urban farming mulai dari produksi, teknologi sampai dengan pemasaran berbasis digitalisasi.

"Teknologi kita besok harus semakin modern. Kita sudah punya market. Kita harus memiliki varietas yang tahan dengan semua iklim. Kita harus mapping setiap wilayah. Kementan bersama Gubernur dan Walikota, dan atas perintah Presiden sudah mempersiapkan semuanya," tutupnya.

Editor: Alfanny

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler
sorot