Abuya Syar'i, Paku Bumi Banten Yang Gigih Melawan Kolonial Belanda

Sukarno | Abdul Rohman - Kamis, 24 Juni 2021, 12:36 WIB

Abuya Syar’i berpakaian serba putih di tengahAbuya Syar’i berpakaian serba putih di tengah/Akun Facebook: Sumanto To

FIXJAKARTA.COM - Abuya Tubagus Ahmad Syar'i Ciomas Banten, merupakan sosok ulama yang saat ini paling diakui keberadaannya sebagai paku bumi di Banten, beliau merupakan satu-satunya murid Syekh Nawawi Al Bantani sekaligus ulama satu angkat dengan Mbah Hasyim Asy’ari pendiri Nahdlatul Ulama.

Abuya Syar'i diketahui memiliki pengetahuan yang luas, khususnya di bidang Tasawuf. Hidupnya pun sederhana. Tak ada kemewahan yang terlihat di sana. Jalan menuju gubuk tempatnya menerima tamu masih berupa tanah liat yang mengeras.

Dilansir berbagai sumber, Abah Abuya Syar'i aslinya bernama KH Ratu Bagus Syah Ahmad Syar'i Mertakusuma. Abuya Syar'i lahir pada 8 Rajab 1287 H atau pada 4 Oktober tahun 1870 bila dikonversikan pada tahun Masehi. Kalau dihitung, usianya sudah mencapai 151 tahun.

Ulama yang satu ini sangat jarang dikenal oleh orang umum di Nusantara, bahkan di Banten sendiri jarang yang mengetahuinya. Hal ini dikarenakan memang Abuya Syar'i jarang keluar terlihat publik, kesehariannya hanya berdiam di rumah dan menerima tamu yang datang kerumah.

Namun, banyak juga tamu yang datang sekedar silaturahmi, atau meminta doa dan barokah darinya. Tercatat Ketua DPD La Nyalla pernah mengunjungi Abuya Syar'i pada 2020. Begitupun Kapolda Banten Irjen Pol Drs Tomsi Tohir Msi yang pernah mengunjungi kediamannya di Padarincang, Serang - Banten.

Menurut cerita yang beredar, Abuya Syar'i dikenal sebagai pemegang golok Ciomas, golok bersejarah yang menjadi wasilah terusirnya orang-orang Badui saat mereka terusir karena diserang.

Melansir dari salah satu blog yang menceritakan dirinya berdasarkan sumber-sumber sejarah lisan dan kitab Al Fatawi, Abuya Syar'i merupakan keturunan dari pendiri Jayakarta (Jakarta sebelum zaman kolonial). Abuya Syar'i memiliki gelar turun menurun yang dimulai sejak 1680 Masehi, sehingga sekarang ia bergelar Gusti Khalifah Bendahara VII.

Di zaman kolonial, Abuya Syar'i pernah terlibat dalam gerakan Ki Dalang yang bergerak sepanjang 1914-1926.

Editor: Abdul Rohman

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler
sorot