1 juta Warung di 500 Kabupaten dan Kota Tingkatkan Omzet di Atas 50%, Kemenkop UKM Apresiasi Digitalisasi Warung Tokopedia

Alfanny - Jumat, 5 November 2021, 18:57 WIB

1 juta Warung di 500 Kabupaten dan Kota Tingkatkan Omzet di Atas 50%, Kemenkop UKM Apresiasi Digitalisasi Warung Tokopedia1 juta Warung di 500 Kabupaten dan Kota Tingkatkan Omzet di Atas 50%, Kemenkop UKM Apresiasi Digitalisasi Warung Tokopedia/Istimewa

FIXJAKARTA.COM.  Keberhasilan Tokopedia dengan Program Digitalisasi Warung melalui Mitra Tokopedia yang berhasil meningkatkan omzet di atas 50% diapresiasi Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM).

“Di tengah pandemi khususnya, sangat penting bagi usaha tradisional, seperti warung dan toko kelontong, untuk dapat bertransformasi lewat pemanfaatan teknologi. Upaya bersama Tokopedia dalam program pelatihan bisnis daring, pendampingan serta advokasi terkait izin usaha ini diharapkan dapat memudahkan para pegiat UMKM mengembangkan bisnis," ungkap Deputi Bidang Usaha Mikro KemenKopUKM Eddy Satriya dalam situs Kemenkop UKM pada Rabu 3 November 2021 lalu yang dikutip FIXJAKARTA.COM. 

Menurut Eddy, program ini juga membantu Kemenkop UKM untuk mempercepat tercapainya target pemerintah dimana sebanyak 30 juta UMKM diharapkan bergabung pada platform digital sampai dengan tahun 2024. 

Melalui kerja sama ini, Kemenkop UKM bersama Tokopedia berkomitmen untuk terus mendorong pelaku UMKM terutama para pedagang warung tradisional untuk masuk ke dalam ekosistem digital. 

"Diharapkan pelaku UMKM dapat dibimbing untuk bergabung menjadi Mitra Tokopedia dan dapat meningkatkan pendapatan usahanya," ujar Eddy. 

Selain itu, Eddy juga mendorong pedagang warung tradisional untuk dapat bergabung ke dalam koperasi agar dapat mengakses pembiayaan melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM). 

"Warung ini kalau bisa berkoperasi bisa dibantu Tokopedia juga untuk memiliki NIB (Nomor Induk Berusaha) dan lainnya. Nantinya mereka bisa akses dana murah dari LPDB. Ini sasaran akhir kita," tuturnya. 

Baca Juga: https://jakarta.fixindonesia.com/berita/dukung-umkm-bank-dki-salurkan-kredit-umkm-2-triliun-pada-kuartal-iii-2021/dhdMBVnkBzNJyfSt5wo3ZV

Sebagai informasi, program Mitra Tokopedia membantu warung tradisional untuk menyuplai kebutuhan bahan baku warung tradisional meliputi pembayaran BPJS, air, listrik dan sebagainya. 

Sementara itu, Direktur Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Tokopedia Astri Wahyuni menegaskan bahwa program Mitra Tokopedia sudah menginjak tahun ketiga. Dia pun mengaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk membina berbagai warung tradisional agar dapat bersaing dengan retail modern. 

"Di masa pandemi ini adposi digital telah membantu warung tradisional untuk tetap bertahan. Dengan program Mitra Tokopedia, warung tradional dapat terbantu dalam hal suplai kebutuhan mereka dalam menjalankan usahanya," pungkas Astri. 

Sebanyak 500 Mitra Tokopedia di seluruh Indonesia ini menjangkau wilayah Aceh, Medan, Pekanbaru, Padang, Jambi, Palembang, Bengkulu, Lampung, Jabodetabek, Bandung, Cirebon, Sukabumi, Solo, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Malang, Denpasar, Mataram, Makassar, Manado dan Pontianak. 

Editor: Alfanny

Sumber:

tags
Artikel Rekomendasi
terpopuler
sorot